Memotivasi dan Menginspirasi

Thursday, 18 July 2019

Setiap Hari Sibuk Kerja Terus, Ingatlah Keluargamu Punya Hak Atas Dirimu



Punya banyak aktifitas dan segudang pekerjaan bukan merupakan sesuatu yang salah, banyak orang yang tiap harinya sibuk bekerja dari pagi sampai sore hari bahkan ada yang sampai malam baru selesai kerja, terkadang bahkan ada yang dirumah masih meneruskan pekerjaan yang belum selesai. Tak tanggung tanggung ada juga yang diwaktu libur masih juga bekerja menyelesaikan deadline pekerjaan.

Sekali lagi itu tidaklah salah, bahkan lebih baik daripada menganggur tidak punya pekerjaan. Namun ada satu hal yang sedikit kita lupakan, bahwa mereka boleh saja sibuk bekerja, namun kita lupa kalau ada hak keluarga kita yang harus dipenuhi, keluarga kita juga berhak atas diri kita, berhak untuk hanya sekedar ngobrol dan bercanda bersama kita.

Mungkin terlihat sepele, namun hal semacam itu bisa menambah rasa cinta dikeluarga, membuat keluarga bahagia dan melepaskan semua penat diotak karena dipaksa berkerja keras sepanjang hari. Bahkan hanya berbincang bincang bersama keluarga dengan penuh canda tawa bahkan sudah lebih cukup daripada liburan mewah ke tempat wisata terkenal.

Tetapi apakah hanya ngobrol ngobrol santai saja bersama keluarga tidak menambah uang rdan bisnis? Tentu tidak, tidak semua yang ada didunia ini hanya tentang satu hal saja, ada banyak hal yang bisa membuat kita bahagia dan hidup kita semakin berkualitas, tidak semua tentang bisnis dan uang. Betapa banyak orang yang merasa bahagia ngobrol dengan keluarganya padahal mereka hanya makan malam dengan makanan yang biasa saja, hanya nasi putih dan goreng telur mata sapi.

Bahkan dalam ajaran agama islam diajarkan bahwa nabi mengajarkan bahwa tidak ada bercanda yang mendatangkan pahala selain bercanda dengan istri dan keluarga. Jadi begitu besarnya perhatian Islam terhadap membina hubungan yang baik dalam keluarga dan memberikan hak hak keluarga terhadap diri kita.

Jadi, sesibuk apapun kita ingatlah bahwa ada keluarga kita yang berhak akan kehadiran dan kasih sayang kita. Mereka selalu menunggu kita pulang dengan khawatir dan bahagia ketika kita sudah pulang kerumah dengan selamat.
Share:

Saturday, 13 July 2019

Belajar Dari Viral Kasus Ikan Asin, Ini Pentingnya Menutup Aib Orang Lain



Akhir akhir ini viral kasus Ikan Asin yang menimpa publik figure Indonesia, dimana dalam kasus tersebut secara gamblang sang mantan suami mengumbar aib sang mantan istri secara verbal didepan umum. Buntut dari ucapan itu sekarang orang orang yang terlibat harus berurusan dengan kepolisian dan harus menjadi tersangka serta ditahan.

Belajar dari kasus tersebut kita dapat mengambil pelajaran, kita harus menjaga aib orang lain apalagi orang tersebut adalah orang terdekat atau mantan orang terdekat kita sendiri, walaupun itu benar terjadi tetap tidak boleh kita umbar umbar, dihadapan orang banyak lagi, dan di siarkan secara luas dimedia yang ditonton juaan orang.

Dalam Islam diajarkan untuk menutup rapat rapat aib orang lain karena orang yang bisa menjaga aib menutup orang lain adalah orang yang jujur terpercaya, bahkan jikalau kita mampu menutup aib orang lain maka Allah akan menutup aib kita.

Dan tidak hanya menutup aib orang lain saja, kita juga harus menutup aib diri kita sendiri. Setiap orang pasti punya kesalahan dan berdosa, namun coba kita bayangkan jika Allah mengumbar semua aib dan dosa kita, betapa malunya kita jika semua dosa dan kesalahan kita semua orang tau. Namun tidak, Allah menjaga aib dan dosa kita serta mengampuni semua dosa dosa kita.

Jadi sebagai orang yang bergama, jika Allah menjaga aib hambanya, maka sudah selayaknya  kita juga meniru Allah dengan menjaga aib saudara kita dan aib kita sendiri.
Share:

Wednesday, 10 July 2019

Umur Sudah Segini Tapi Hidup Masih Begini Aja, Coba 4 Cara Ini Agar Hidupmu Berkualitas


Semua orang pasti ingin sukses dalam hidupnya, dalam bidang apapun itu, ada yang ingin kaya, ada yang ingin punya jabatan tinggi, ada yang ingin jadi penguasa, ada yang ingin punya gelar pendidikan tinggi, ada yang pengen jadi ulama dan seterusnya, semua orang punya tujuan kesuksesannya masing masing. Namun tidak semua orang bisa mencapai sukses yang mereka idam idamkan.
Betapa banyak orang yang berfikiran gini, kok umur udah segini aja tapi kok kehidupan saya segini gini aja, jangankan sukses, malah makin susah, hidup serba pas pasan, apa yang dicita citakan tidak kunjung terwujud. Apa yang salah ya, apa karena usaha yang kurang? Tapi Perasaan udah kerja kerasa dari pagi sampai sore bahkan sampai malam, bahkan dirumah terkadang tetap kerja menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai.

Udah umur segini kok hidup begini begini aja ya, ngak sukses sukses. Banyak orang yang telah mencapai usia tertentu namun tak pernah sukses merasa bosan dan berhenti mengejar mimpinya. Pada akhirnya mereka keluar dan menempuh jalan lain yaitu hidup biasa biasa saja, emang seperti apa hidup yang biasa biasa saja? Ya biasa biasa saja, hidup tanpa tujuan.

Apa yang salah? Coba deh kalian baca 4 cara berikut, siapa tau dapat merubah mindset anda dan dapat mendekatkan kita pada kesuksesan yang di idam idamkan, dan buat yang sudah terlanjur berhenti mengejar mimpi mudah mudahan dapat kembali mengejar mimpinya.

1. Ubah Pola Pikir
Pola pikir sangat menentukan bagi seseorang dalam usahanya untuk mencapai kesuksesan. Seseorang yang punya pemikiran kalau sudah gagal maka dia pasti tidak akan berhasil maka sampai kapanpun dia tidak akan berhasil. Orang yang sukses punya pemikiran kalau dia gagal maka esok pasti sukses, dan kalau besok tetap gagal maka besoknya lagi pasti akan sukses dan tidak akan berhenti mencoba sampai ia berhasil.

Orang yang sukses percaya pada dirinya sendiri, percaya pada mimpinya, seperti kata pepatah "Jika Kamu Bisa Bermimpi, Maka Kamu Pasti Bisa Mewujudkannya"

2. Fokus Tujuan
Orang yang sukses akan fokus pada tujuan yang ingin dicapainya, sebesar apapun mimpi anda, setinggi apapun mimpi anda, asalkan fokus maka cepat atau lambat pasti akan bisa diraih. Seperti kata pepatah "Batu yang keras jika ditetesi air setiap hari pasti akan berbekas juga"

Dalam buku biografinya Einstein seorang ilmuan jenius diceritakan bahwa saking fokusnya Einstein, dia selalu bertanya arah jalan pulang kerumahnya pada security.

3. Lakukan berbagai macam cara
Orang sukses tidak pernah punya satu cara saja sebelum sukses, artinya dalam mencapai cita cita tidak akan pernah berhasil dengan satu kali percobaan dan dengan satu cara, pasti dilakukan berkali kali dan dengan cara yang berbeda tentunya. Para ilmuan mencoba ratusan formula sebelum menemukan formula yang benar. Sederhananya adalah cara yang sama tidak akan pernah menghasilkan hasil yang berbeda.

4. Banyak Berdoa
Banyak orang yang sedikit mengabaikan doa, menganggap doa itu hanya formalitas saja, hanya untuk pengisi acara saja, sehingga banyak orang yang enggan berdoa. Padahal doa adalah senjatanya orang muslim, doa dapat mengubah takdir buruk, Allah memerintahkan kita untuk berdoa dan ia pasti akan mengabulkannya. Jika anda ingin sukses maka perbanyaklah doa.



Share:

Tuesday, 11 June 2019

Kunci Sukses Adalah Mengikuti Proses


Siapa yang tidak ingin meraih sukses? Betapa banyak orang yang memimpikan sukses dan hidup enak.

Namun sangat sedikit mengetahui proses yang dilalui sebelum mencapai level kesuksesan seperti mereka. Mereka tidak tau betapa sulit dan terjalnya jalan yang harus mereka lalui terlebih dahulu sebelum mereka sukses. Kebanyak kita hanya melihat hasil akhirnya saja.

Betapa banyak orang yang berpuluh puluh tahun menempuh prosesnya baru kemudian sukses, betapa banyak orang yang menempuh proses lalu kembali lagi keawal karena bankrut berkali kali baru bisa sukses.

Sukses tidak mungkin dicapai tanpa melalui proses yang panjang dan kegagalan berkali-kali. Seperti kata pepatah sukses tidak akan dicapai dalam satu malam.

Intinya adalah mulailai berbuat kebaikan menuju sukses, mulai dari hal hal kecil terlebih dahulu, ikuti prosesnya selangkah demi selangkah, sedikit demi sedikit, jika gagal cobalah bangkit kembali, ambil pelajaran dari kegagaln agar tidak terulang dikemudian hari.

Mengikuti proses tidak hanya akan menuntun kita dalam menuju kesuksesan, tetapi juga akan mematangkan kita ketika sudah mencapai kesuksesan sehingga kita tidak akan lalai, terlena, dan sombong ketika sudah sukses. Banyak orang yang sombong ketika sudah sukses, mereka lupa akan jalan panjang yang mereka lalui sebelumnya, gemilau dunia menutup mata dan hati mereka akan kebenaran dan kerendahan hati sehingga berubah menjadi sombong.

Yang terbaik adalah, mulailah mengejar mimpimu dari hal hal yang bermanfaat, ikuti prosesnya, ambil pelajaran dari kegagalan, maka kesuksesan semakin dekat.
Share:

Thursday, 6 June 2019

Tradisi Lebaran di Indonesia, Minta Maaf dan Ghibah

Lebaran merupakan merupakan hari raya yang suci bagi umat islam di dunia, tak terkecuali di dunia. Diberbagai belahan dunia banyak cara dilakukan dalam rangka menyambut lebaran.

Di indonesia misalnya, banyak perayaan untuk menyambut lebaran, mulai dari membuat kue, ketupat, berkunjung kekeluarga, dan sebagainya.

Namun ada tradisi di indonesia yang menurut saya unik bahkan sangat unik dan bikin saya tertawa geli.

Di indonesia kalau lebaran biasanya ada kumpul kumpul keluarga, dan disana biasanya orang orang saling minta maaf, baik yang kenal maupun tidak kenal, semuanya minta maaf, entah itu ada salah atau tidak pokoknya minta maaf.

Maaf maafan dengan siapa saja bahkan yang tidak dikenal sekalipun sih masih bisa ditolerir ya. Namun setelah mereka bermaaf maafan mereka saling ngobrol dengan puasnya, tertawa terbahak bahak dan sampai kebablasan omongannya.

Kebablasan gimana? Mereka sering ngomongin orang, eh ternyata si A itu begini begini, si B itu begitu begitu, anaknya si A itu...., anaknya si B itu....cucunya si B itu...

Isi omongannya dari A sampai Z gibahin orang aja. Ok lah tadi udah dapat pahala bermaaf maafan, namun habis maaf maafan langsung bikin dosa gibah orang.
Jadi dapat pahala satu, habis itu bikin dosa empat kali. Malah jadi minus kan.

Jadi kalaug itu ngak usah lebaran dong? ya ngka gitu juga, cuma ngak usah pakai ngomongin orang gitu, ngobrolin yang biasa biasa saja, atau kalau ngomongin orang ya yang baik baik saja. OK

Demikian tulisan singkat saya.
Share:

Recent Posts

Popular

Followers

Home Ads

Comments